Review Asal ‘IT’: Film Horror yang Lengkap

Walau saya bukan fans film horror, kalau ada film horror bagus yang lagi tayang di bioskop, biasanya saya ikutan nonton. Karena emang lebih seru nonton di bioskop sih. Lebih greget. Waktu pertama kali lihat trailer film ini sih saya sebenernya nggak minat. Saya belum baca bukunya dan juga belum nonton adaptasi yang tahun 1990. Jadi cuma tau sekilas aja. Badut aja udah lumayan creepy. And a killer clown? A hell lot of nope. Tapi akhirnya tetep nonton… hahaha. Dan menurut saya sepadan dengan hype-nya.

Sedikit sinopsis… Terror muncul di kota kecil Derry yang sekilas tampak aman dan nyaman. Anak-anak kecil mulai menghilang. Hilang ke mana? Hanyut? Tenggelam? Dibunuh? Nggak ada yang tahu karena jasad mereka nggak pernah ditemukan. Di tahun 80-an, kasus anak-anak hilang masih ditangani sama kepolisian lokal. Sekarang tuh kalo nggak salah udah ada divisi atau national center yang khusus nanganin kasus kayak gini. enter image description here Salah satu anak yang hilang adalah Georgie (nih anak mirip Thomas Sangster kecil deh), adik dari Bill. Selayaknya kakak-beradik, walaupun suka kesel, Bill sebenernya sayang banget sama adiknya. Bill dan teman-temannya The Losers Club pun mulai melakukan penyelidikan dan pencarian. Mereka juga nambah teman baru. Ada Beverly, Mike, dan Ben. Sayangnya pencarian mereka jadi semakin berbahaya. Apalagi satu per satu mulai diteror dengan ketakutan mereka sendiri. Mereka akhirnya bertemu langsung dengan Pennywise si badut setan, sementara penduduk kota seperti nggak peduli. Udah segitu aja sinopsisnya, biar yang mau nonton tetep penasaran. :3

Spoilers alert.

Saya emang suka banget film dengan cast anak-anak. Suka aja sama jalan berpikir mereka yang sederhana, kreatif, dan belum banyak terkontaminasi haha. Dan cast anak-anak di film ‘IT’ ini performanya bagus-bagus banget! Selain ada adegan yang membutuhkan kekuatan fisik, mereka juga bikin kita tertarik dengan karakter masing-masing yang unik, belum lagi dinamika dengan grupnya. Bill Skarsgard sebagai Pennywise sebenernya screentime-nya nggak banyak-banyak amat. Tapi setiap kali muncul dia bisa bikin emosi campur-aduk. Antara takut, marah, dan penasaran. Dia ini sebenernya setan dari mana sih? Kenapa bisa jadi gini? Bisa mati dengan cara apa? Rada kayak Boggart di Harry Potter juga sih karena bisa berubah bentuk sesuai ketakutan si anak. Saya juga kesel banget sama karakter orang dewasanya yang hampir sama mengerikannya kayak Pennywise.

Yah sebenernya saya bisa cari tahu dengan baca bukunya atau sinopsis adaptasi sebelumnya di Wikipedia. Tapi kayaknya enggak deh, mau nungguin sekuelnya aja. (Tau-tau minggu depan baca bukunya nih… hahaha)

Overall, kalau suka film horror/thriller, film ini wajib banget kalian tonton. Ada horror dan supernaturalnya, ada bunuh-bunuhan ala thriller juga. Daaan, kalian masih bisa juga ketawa berkat anak-anak pemeran utamanya. Campur aduk deh pokoknya. Kecuali punya fobia badut ya… Baru nulis sekarang haha

Author

diah

enter image description here

Anak Mama dan anak kereta yang nggak tahan dingin tapi berharap bisa main ke Winterfell atau Iceland.