Review Asal 'Kingsman: The Golden Circle'

The proper gentlemen from Kingsman are back! Dalam sekuelnya, Kingsman: The Golden Circle, yang cukup menghibur. Singkat cerita, Eggsy dan kawan-kawan harus melawan kelompok organisasi kriminal baru yang mengancam keselamatan dunia. That’s what special agents do, right? Organisasi yang menamakan diri mereka The Golden Circle ini berhasil meretas sistem Kingsman dan menghancurkan markas besar mereka. Agen Kingsman yang tersisa harus meminta bantuan dari Statesman dan menyelesaikan misi.

Spoilers alert

Seperti film sebelumnya, ada banyak adegan perkelahian brutal dan makian yang berterbangan sepanjang film. Saya nggak merasa terganggu dengan adegan-adegan itu, mungkin karena udah kenyang nonton Game of Thrones? Hm. Yang lebih mengganggu saya adalah adegan di Glastonbury. Males juga sih jelasinnya. Baca di sini aja deh ya. Culas banget karena adegan itu dikemas erat dengan plot cerita. Iya, saya ngerti kalau itu untuk dapet akses ke lokasi lawan, juga untuk nunjukkin betapa gentleman seorang Eggsy. I get it, but still... totally unnecessary. Tapi kejengkelan sedikit terbayar dengan performance para aktornya dan juga bit tentang impeachment sang presiden.

Channing Tatum sebagai anggota Statesman muncul sebentar banget di sini. Padahal mukanya ada di setiap promo. Yang lebih banyak aksinya malah Elton John, yang cuma cameo. Dan si om ganteng, Pedro Pascal, tentunya. Waktu liat dia beraksi pakai laso dan pecut, saya mikir, “Whoa, what are you, Sand Snakes?” And then I laughed at my own jokes. Hahaha. Saya karena ada karakter cewek Ginger (Halle Berry) dan tentunya sang villain Poppy (Julianne Moore). Tapi kemudian mereka jadi kayak cuma pemanis aja. Poppy psikopat banget buset. Dan dia melakukan itu semua supaya bisa diakuin dunia sebagai wanita yang sukses gitu? Oke… Oh iya, di awal film pas musik mulai saya pikir ini lagu ‘Au Lang Syne’ tapi kok rada mirip ‘Take Me Home, Country Road’ ya? Dan ternyata beneran lagu ‘Country Road’ yang sering Mama saya dengerin. Jadi ikutan nyanyi deh.

Secara keseluruhan ceritanya ketebak dan menghibur. Gitu aja. Lumayan deh, kalau kalian perlu nonton film yang menghibur dan nggak perlu mikir. Satu-satunya adegan yang pantas diingat buat saya adalah waktu Colin Firth meluk anak anjing. Cuteness overload!

Author

diah

enter image description here

Anak Mama dan anak kereta yang nggak tahan dingin tapi berharap bisa main ke Winterfell atau Iceland.